Detail Produk
Diva Press
2023
272 halaman
Buku
Indonesia
Deskripsi
Studi mengenai komik tentu sudah banyak dilakukan, karena banyak aspek dari komik yang memang menarik untuk dikaji. Komik, menurut Inge (1990: xvii–xviii), tidak saja mengandung nilai sosial budaya yang penting, tetapi juga merupakan suatu bentuk ekspresi kreatif yang terpisah dengan bentuk seni yang lain. Barker (1989) bahkan percaya bahwa komik, seperti juga bentuk media massa lainnya, bisa membawa ideologi dan memengaruhi ideologi pembacanya.
Studi yang dilakukan oleh Dorfman dan Mattelart (1968) terhadap komik Disney menunjukkan bagaimana komik ini menjadi imperialisme modern terhadap pemikiran orang. Dikatakannya, kapitalisme Amerika harus membujuk agar bangsa-bangsa yang didominasi percaya bahwa “gaya hidup ala Amerika” adalah yang mereka inginkan, bahwa superioritas Amerika adalah hal yang wajar dan untuk kepentingan semua orang.
Dengan pendekatan teori dekonstruksi, Dorfman dan Mattelart menganalisis bagaimana dalam komik Donald Duck, tokoh Paman Gober (Uncle Scrooge) yang kaya dan suka sekali mengeksploitasi Donal dan tiga keponakannya, Kwik, Kwek, dan Kwak (Huey, Dewey, dan Louie) untuk semakin memperkaya dirinya dan dengan kekikiran yang tidak manusiawi merupakan gambaran imperialisme Barat terhadap bangsa-bangsa dunia ketiga (Barker, 1989: 279–299).
Buku di tangan membaca ini mengkaji terjemahan (Inggris–Indonesia) humor dalam komik Walt Disney, Donald Duck, dari perspektif pragmatik. Buku ini memfokuskan pada humornya. Fokus pada humor dipilih karena belum banyak studi penerjemahan yang mengkaji humor. Vandaele (1994) bahkan menyatakan bahwa literatur tentang penerjemahan humor hampir-hampir tidak ada. Dengan demikian, pengkajian penerjemahan yang berfokus pada humor ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bermakna bagi perkembangan ilmu di bidang penerjemahan.
Selain karena alasan kelangkaan kajian penerjemahan humor, pemilihan humor sebagai fokus kajian dalam studi buku ini juga didasari pertimbangan bahwa komik ini sarat dengan humor, dan humor adalah sesuatu yang sering kali sulit diterjemahkan. Chiaro (1992: 84–85) bahkan menyatakan kesulitan menerjemahkan humor setara dengan menerjemahkan karya sastra, khususnya puisi. Karena menerjemahkan humor itu sulit, menarik kiranya untuk mengkaji bagaimana keberhasilan penerjemah dalam menerjemahkan humor; apakah kelucuan humor dapat dipertahankan dalam terjemahannya?
Secara spesifik, buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang keterkaitan antara teknik penerjemahan yang dipilih dengan keakuratan pengalihan makna dan pesan humor; keterkaitan antara teknik penerjemahan yang dipilih dengan pergeseran pola pelanggaran maksim kerja sama dan ketersampaian pesan humor; keterkaitan antara teknik penerjemahan yang dipilih dengan kesepadanan pragmatis antara teks sumber dan teks sasaran; dan keterkaitan antara penilaian pakar bahasa dengan penilaian yang dilakukan oleh pembaca sasaran dan orang tua pembaca sasaran.
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Pengantar Penerjemahan Komik ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
English Is Fun!
Diyan Yulianto
Maling, Mitos, Wanita, Sastra
Triyanto Triwikromo
Learn and Laugh
Diyan Yulianto
Asyiknya Belajar Grammar dari Kisah-Kisah Jenaka
Diyan Yuliyanto
Kajian Tradisi, Tokoh, Manuskrip, dan Institusi dari Berbagai Pendekatan (TIDAK ADA STOK)
Sujadi
Kritik Ideologi; Teori Sosial tentang Relasi Ideologi dan Komunikasi Massa
John B. Thompson