Rangkaian Visi Mutiara Kitab Yesaya
oleh Achim Teschner
Hemat Rp 9.000
Detail Produk
9799143640
Bina Kasih
192 halaman
150 gram
Buku
Kristen
Indonesia
Deskripsi
Yesaya tidak berhenti di situ. Dengan mata rohani yang jernih, ia menubuatkan rencana Allah untuk menyelamatkan Israel. Akan mengembalikan mereka dari pembuangan ke Yerusalem. Bahkan akan membuka peluang bagi segenap umat manusia untuk dapat kembali kepada-Nya.
Beberapa di antara nubuatnya itu telah terbukti sebagai realitas sejarah. Tapi bagaimana itu terjadi?
Penulis menyajikan jawaban atas pertanyaan itu dalam buku ini. Juga himbauannya, supaya kita berusaha memahami Alkitab dengan menalar peristiwa-peristiwa sejarah dunia.
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Rangkaian Visi Mutiara Kitab Yesaya ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
Yesaya: Percaya Kepada Allah di Masa-Masa Sulit - Studi Biblika
Howard Peskett
Alkitab The Passion Translation - Kitab Yeremia dan Ratapan
Brian Simmons
Teman Jelajah - Ezra & Nehemia
Yesaya Alkitab The Passion Translation
Teman Jelajah - Yosua
Tafsiran AlkitabKontekstual Oikumenis: Yehezkiel
Emanuel Gerrit Singgih