Buku Mengurai Kearifan Lokal Masyarakat Ternate (TIDAK ADA ATOK) oleh Sukarno M. Adam, Bakri Ismail
Rp 70.000

Sukarno M. Adam , Bakri Ismail

Mengurai Kearifan Lokal Masyarakat Ternate (TIDAK ADA ATOK)

Detail Produk

Penerbit

Diva Press

Tahun Terbit

2023

Jumlah Halaman

132 halaman

Kategori

Buku

Bahasa

Indonesia

Deskripsi

Buku ini menceritakan tentang kebudayaan, terurai dalam kearifan lokal (local wisdom) yang ada pada masyarakat Ternate. Kebudayaan tersebut terjelaskan dalam komponen budaya seperti simbol, makna, nilai dan keyakinan. Kebudayaan, kearifan lokal (local wisdom) yang terulas dalam tiga subjdul diantaranya, Tuala Lipa Pakaian Adat Penuh Makna, Ngogu Adat Budaya dan Identitas Lokal dan Fere Kie Perjumpaan Budaya dan Agama.

Tuala Lipa Pakaian Adat Penuh Makna, subjudul yang pertama. Mengurai makna dan nilai yang tersembunyi dalam simbol dari penutup kepala atau semacam peci yang dipakai pria (masyarakat adat) di Ternate, yang mendeskripsikan makna filosofi yang mempunyai nilai yang signifikan semacam perjumpaan budaya dan agama, yang dasarnya menegaskan bahwa budaya hadir berdasar nilai-nilai agama seperti lipatan Tuali Lipa yang berbentuk huruf hijaiyah (alif, kha, mim, dal) dan beberapa makna lainnya tidak lepas dari agama.

Ngogu Adat Budaya dan Identitas Lokal, subjudul kedua. Mengurai tentang makanan adat yang di dalamnya mempunyai filosofi makna dan nilai yang dibentuk dalam simbolisasi makanan adat (Ngogu Adat) yang menceritakan tentang filosofi diri manusia yang mempunyai relasi dengan agama, sehingga hal tersebut memperlihatkan tentang kecirian lokal yang mempunyai khas dan karakter masyarakatnya sendiri, yang selalu mengkonstruksi budaya dengan dasar-dasar agama.

Tradisi Fere Kie Perjumpaan Budaya dan Agama, subjudul ketiga. Mengurai tradisi naik gunung yang sudah dilakukan sejak lama oleh masyarakat atau komunitas yang ada di Ternate. Tradisi tersebut dilakukan, baik oleh masyarakat atau individu maupun kesultanan. Kesultanan sendiri membuat tradisi atau ritual tersebut setiap tahun. Tradisi tidak hanya menjadi tradisi semata, akan tetapi tradisi yang mempunyai nilai dan makna dan bahkan mengkonstruksi keyakinan, bahwa hal tersebut dilakukan untuk berziarah ke makam para orang suci atau Auliah yang keramatnya berada di beberapa titik puncak gunung (Gunung Gamalama). Aktivitas budaya tersebutlah menjadi tradisi menerangkan tentang perjumpaan budaya dan agama.

Uraian singkat di atas, menjadi ringkasan tentang isi buku, yang bisa terurai lebih detail dalam buku jika dibaca secara saksama. Terima kasih.

Ulasan Produk

0,0
0 ulasan
5
0
4
0
3
0
2
0
1
0

Belum ada ulasan untuk produk ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah buku Mengurai Kearifan Lokal Masyarakat Ternate (TIDAK ADA ATOK) ini original?

Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.

Berapa lama pengiriman buku ini?

Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).

Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?

Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.

Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?

Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.

Produk Terkait

Lihat Semua