Detail Produk
9786231896278
Diva Press
2025
352 halaman
Buku
Indonesia
Deskripsi
Atas nama kemurnian ras dewa, Batara Brama berniat melenyapkan bayi buah hubungan putrinya, Dewi Dresanala, dan Arjuna, yang notabene seorang ras manusia.
Bola api raksasa pun melesat cepat keluar dari telapak tangan Batara Brama dan menerjang bayi itu hingga di sekujur tubuhnya diselimuti nyala api, membuatnya mencelat dan melesat ke negeri Samudra di ujung timur, lalu melesak ke dasar samudra.
Bayi yang ternyata tidak ditakdirkan mati itu (namun sekarat) dirawat oleh Batara Baruna, penguasa negeri Dasar Samudra, lalu diberilah sebuah nama yang kelak bakal membuat alam kayangan tergetar dan takut. Dialah Wisanggeni!
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Wisanggeni Membakar Api ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
Amuk Wisanggeni; Kesatria Sejati dari Kawah Candradimuka
Suwito Sarjono
Bima Sejati; Perjalanan Mencari Tirta Pawitrasari
Ardian Kresna
Selamatkan Suami & Anak- anakmu dari Api Neraka!
Aisyah Mastura Jingga
Pandawa Tujuh
Pitoyo Amrih
Narasoma: Kesatria Pembela Kurawa
Pitoyo Amrih
Memburu Kurawa
Pitoyo Amrih