Sejarah Lengkap Perang Dunia II; Segala Hiruk-Pikuk dan Haru-Biru Tragedi Manusia
oleh Rizem Aizid
Detail Produk
Diva Press
2025
156 halaman
Buku
Indonesia
Deskripsi
Perang Dunia I usai tahun 1918. Kemenangan berpihak pada Blok Sekutu. Mereka adalah Inggris, Prancis, Rusia, dan sekutu-sekutunya. Tetapi, berbagai kebijakan dianggap tidak adil bagi negara-negara yang kalah perang. Sehingga, perdamaian tak kunjung datang.
1939 Perang Dunia II meletus. Ini merupakan akibat dari kebijakan yang merugikan negara-negara yang kalah pada Perang Dunia I. Dengan kata lain, Perang Dunia II menjadi βajang balas dendamβ negara-negara yang kalah dalam perang sebelumnya.
Buku ini secara eksklusif menyajikan pembahasan detail dan komprehensif mengenai sejarah Perang Dunia II. Poin-poin penting menjadi pembahasan, seperti faktor penyebab perang, negara-negara yang terlibat perang, detail alur perjalanan perang, pasca perang, hingga dampak yang ditimbulkan oleh Perang Dunia II.
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Sejarah Lengkap Perang Dunia II; Segala Hiruk-Pikuk dan Haru-Biru Tragedi Manusia ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.