Masa Depan Pesantren Ekoliterasi dan Digitalisasi
oleh dkk. , Yohan Fikri Mu’tashim
Detail Produk
Diva Press
2024
418 halaman
Buku
Indonesia
Deskripsi
“Esai-esai yang muncul dalam buku ini memperlihatkan potensi yang kuat pada diri para penulisnya. Potensi itu harus dikembangkan dengan baik untuk mencapai mutu tulisan yang banyak manfaatnya bagi Masyarakat.” (Ahmad Tohari - Budayawan & Sastrawan Indonesia)
“Buku ini dengan komprehensif membahas bagaimana masa depan literasi dan etika lingkungan, dengan kritis, analitis, dan estetis. Pesantren merupakan ranah harapan, menjadi kekuatan yang tidak mau hanyut tenggelam ke dalam banjir bandang informasi, tanpa melakukan apa-apa. Sebaliknya, pesantren, memiliki kekuatan untuk memilah, dan memilih, bagaimana menyelamatkan wajah kemanusiaan kita di tengah arus deras informasi ini.” (Prof. Dr. Abdul Wachid B.S., M.Hum. - Akademisi & Sastrawan Indonesia)
“Program Pesantren Menulis (PM) ini sekaligus menjadi bentuk partisipasi konkrit pesantren terkait ekologi melalui penguatan tradisi literasi sekaligus mengisi jagat maya yang tidak kasat mata tetapi benar-benar nyata dalam kehidupan. Jagat maya ini perlu mendapatkan perhatian serius dengan memanfaatkan media digital untuk kegiatan yang bersifat trasendensi (keimanan), humanisasi (amar ma’ruf), dan liberasi (nahi munkar) sekaligus sehingga dunia maya tetap terjaga dan patut untuk dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama.”(Prof. Dr. K.H. Mohammad Roqib, M.Ag. - Pengasuh Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto & Direktur Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto)
“Pesantren Menulis adalah tradisi modern yang harus berkesinambungan. Tradisi ini memupus anggapan bahwa pesantren identik dengan sistem pendidikan kuno. Buku ini merupakan salah satu bukti bahwa di dalam pesantren terdapat aktivitas literasi sebagaimana yang dipahami oleh orang awam. Meskipun sesungguhnya budaya literasi sudah ada dan melekat pada sistem pendidikan pesantren sejak awal berdirinya. Tema-tema yang diangkat dalam buku ini cukup beragam. Itu artinya pesantren sangat terbuka atau moderat terhadap segala perbedaan pandangan yang acap kali dianggap sebagai persoalan. Padahal perbedaan adalah rahmat bagi kita semua. Selamat membaca.” (Teguh Trianton - Peneliti Sastra, dosen, dan penulis)
“Sudah saatnya pesantren memiliki the progress of science dalam menghadapi dinamika, perubahan dan perkembangan manhaj fikr, kalau tidak pesantren akan menjadi penonton dan selalu menjadi penjaga dogmatisme yang akut hampa kontekstual, maka hadirnya bunga rampai esai ini salah satu ruang manhaj fikr untuk melihat realitas yang selalu berubah secara dinamis dan epistemik, semoga bunga rampai esai ini membawa angin segar bagi manhaj fikr pesantren, khususnya Pesantren Mahasiswa An Najah. Amin.” (Matroni Muserang - Sastrawan Indonesia dan pengajar filsafat di STKIP PGRI Sumenep serta mahasiswa doktor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Ulasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Masa Depan Pesantren Ekoliterasi dan Digitalisasi ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
Pendidikan Masyarakat: Moderasi, Literasi dan Pernikahan Dini
dkk.
Masa Depan NU; Dinamika dan Tantangannya
Nur Khalik Ridwan
Kemandirian Untuk Masa Depan; Mempersiapkan Generasi Mandiri Menyongsong Masa Depan (TIDAK ADA STOK)
Muhammad Fajri
Ketika Lelah Berbalut Ikhlas, Menebar Manfaat Sejuta Umat (TIDAK ADA STOK)
Ries Murdiani
Nyai Madura
Tatik Hidayati
Spirit Pedagogi di Era Disrupsi
Lubis Grafura