Gereja Pascapandemi Merengkuh Kerapuhan
oleh Joas Adiprasetya
Hemat Rp 6.300
Detail Produk
BPK Gunung Mulia
200 gram
Buku
Ekklesiologi
Indonesia
Softcover
Deskripsi
Buku ini merupakan karya eklesiologi konstruktif Joas Adiprasetya yang berangkat dari keprihatinan terhadap kerapuhan gereja-gereja di Indonesia, warga gereja, dan umat manusia yang menghadapi pandemi Covid-19. Kerapuhan dibahas bukan hanya sebagai keadaan yang perlu diatasi, tetapi juga sebagai persoalan teologis dan pengalaman manusiawi. Dari titik berangkat ini, pembaca diajak memikirkan kembali bentuk gereja yang perlu dihidupi selama pandemi maupun setelahnya.
Pembahasannya menghubungkan kehidupan menggereja dengan masalah sosial, solidaritas, serta kebutuhan untuk menemukan bentuk baru bagi komunitas Kristen di tengah krisis. Gagasan tentang Gereja Proflektif menjadi salah satu pusat pemikiran buku ini: gereja digambarkan sebagai komunitas yang berjalan perlahan menuju masa depan, sambil mengakui dan merengkuh kerapuhannya sendiri serta kerapuhan sesama.
Buku ini juga menempatkan kebajikan Kristiani, perhatian terhadap mereka yang terluka, dan ketergantungan pada rahmat Allah Trinitas sebagai bagian penting dari panggilan gereja. Dengan sudut pandang tersebut, kerapuhan tidak diperlakukan semata-mata sebagai kelemahan, melainkan sebagai ruang untuk membangun solidaritas, daya lenting, dan orientasi baru dalam kehidupan bergereja.
Pembaca yang dapat memperoleh manfaat dari buku ini mencakup pendeta, mahasiswa teologi, akademisi, aktivis gereja, pemimpin jemaat, serta umat Kristen yang ingin memahami dampak pandemi secara reflektif. Buku ini membantu pembaca menilai kembali cara komunitas gereja hadir, merawat sesama, dan menjalani masa depan di tengah situasi yang rapuh.
Kenapa Memilih Produk Ini?
- Mengkaji kerapuhan gereja sebagai persoalan teologis sekaligus pengalaman manusiawi
- Memperkenalkan gagasan Gereja Proflektif untuk menghadapi masa depan secara perlahan
- Menghubungkan kehidupan menggereja dengan solidaritas dan masalah sosial
- Membahas ruang bagi mereka yang terluka dalam komunitas Kristen
- Ditujukan bagi pendeta, mahasiswa teologi, akademisi, dan pemimpin jemaat
Tentang Penulis
Pdt. Joas Adiprasetya, Th.D., adalah seorang teolog, akademisi, dan pendeta Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang memiliki pengaruh besar dalam lanskap pemikiran teologi di Indonesia. Ia dikenal luas melalui kiprahnya sebagai pengajar tetap dan mantan Ketua di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta, salah satu institusi pendidikan teologi tertua dan paling dihormati di tanah air. Dengan latar belakang pendidikan doktoral dari Boston University, Amerika Serikat, keahliannya berpusat pada bidang teologi konstruktif, teologi publik, serta teologi agama-agama. Dedikasinya yang tinggi di dunia akademis selalu dipadukan dengan kepekaan pastoralnya, menjadikannya sosok yang mampu menjembatani diskursus teologis yang rumit ke dalam praksis kehidupan bergereja sehari-hari. Sebagai seorang penulis yang produktif, karya-karya Joas Adiprasetya secara konsisten menyoroti persinggungan antara iman Kristen dan konteks masyarakat Indonesia yang majemuk. Buku-buku serta artikel yang ditulisnya sering kali mengajak pembaca untuk menafsirkan ulang doktrin-doktrin klasik—seperti Trinitas dan Kristologi—agar relevan dalam menjawab tantangan sosial, kemanusiaan, dan toleransi beragama masa kini. Ia tidak hanya piawai meracik tulisan ilmiah untuk kalangan akademis, tetapi juga aktif menyumbangkan pemikirannya melalui literatur populer yang mudah dipahami oleh jemaat awam. Melalui ketajamannya dalam menulis, ia terus berkontribusi dalam membangun corak kekristenan yang inklusif, kritis, dan berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan.
Lihat profil lengkapUlasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Gereja Pascapandemi Merengkuh Kerapuhan ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
Menggereja Secara Baru
Cornelis Wairata
Menakar Covid 19 Secara Teologis
Andreas A. Yewangoe
Gereja Yang Berpusat
Timothy Keller
Kebutuhan Gereja Saat Ini
J.I. Packer
Nota Pastoral KWI 2017 - Mencegah dan Memberantas Korupsi
Persiapkan Jalan Bagi Tuhan
Jimmy Pardede