Isu-isu Global
oleh John Stott
Hemat Rp 30.000
Detail Produk
9786021006092
Bina Kasih
850 gram
Buku
Kristen
Indonesia
Deskripsi
Buku ini mengajak pembaca Kristen menelaah berbagai persoalan yang membentuk dunia modern. Pembahasannya dimulai dari dunia yang berubah, kompleks, dan plural, dengan pertanyaan tentang perlunya keterlibatan orang Kristen, kekhasan pemikiran Kristen, serta pengaruh kesaksian Kristen di tengah masyarakat yang beragam.
Pembahasan kemudian mencakup isu-isu global seperti perang dan damai, tanggung jawab merawat ciptaan, kehidupan dalam kemiskinan global, dan hak asasi manusia. Buku ini juga menyoroti isu sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dunia kerja, hubungan bisnis, keanekaragaman etnis, kesederhanaan, kemurahan hati, dan kepuasan. Karena itu, pembaca dapat melihat bagaimana iman Kristen berhubungan dengan tanggung jawab sosial dan cara menjalani kehidupan bersama.
Pada bagian isu pribadi, buku ini membahas relasi perempuan, laki-laki, dan Allah; perkawinan, kohabitasi, dan perceraian; aborsi dan eutanasia; bioteknologi baru; serta hubungan sesama jenis. Topik-topik tersebut dibahas dalam kerangka pandangan Kristen, sehingga buku ini relevan bagi pembaca yang ingin memikirkan persoalan etis dan kehidupan personal dari perspektif iman.
Edisi revisi menambahkan endnotes, panduan studi, dan indeks. Sejumlah bab mengalami perubahan signifikan tanpa mengubah pandangan fundamentalnya secara kristiani, dengan pembaruan terutama pada data statistik dari riset-riset terkini. Dua bab dipadatkan dan satu bab baru tentang bioteknologi ditambahkan melalui kontribusi John Wyatt, guru besar Universitas London. Penutupnya menghadirkan panggilan untuk kepemimpinan Kristiani, menjadikan buku ini bahan bacaan bagi orang Kristen, pemimpin, dan kelompok studi yang ingin menghubungkan iman dengan persoalan dunia.
Kenapa Memilih Produk Ini?
- Menelaah isu global dari perspektif Kristen yang kontekstual.
- Membahas perang, kemiskinan global, lingkungan, dan hak asasi manusia.
- Menghubungkan iman Kristen dengan dunia kerja dan kehidupan sosial.
- Mengulas persoalan etis seperti aborsi, eutanasia, dan bioteknologi.
- Dilengkapi endnotes, panduan studi, indeks, dan data riset terkini.
Tentang Penulis
John Robert Walmsley Stott lahir pada 27 April 1921 di London, Inggris, sebagai putra Sir Arnold Stott, seorang dokter terkemuka di Harley Street yang beragama agnostik, dan Emily "Lily" Stott yang dibesarkan dalam tradisi Lutheran. Ibunya membesarkan John untuk membaca Alkitab, berdoa, dan menghadiri sekolah minggu di All Souls Church, Langham Place, London. Pada usia delapan tahun, ia dikirim ke sekolah asrama, dan pada tahun 1935 melanjutkan ke Rugby School. Di sanalah pada tahun 1938, Stott mendengar khotbah Eric Nash yang mengubah hidupnya—ia menerima Kristus sebagai Juruselamat di kamar asramanya malam itu. Stott kemudian belajar bahasa modern di Trinity College, Cambridge, meraih nilai tertinggi dalam bahasa Prancis dan teologi, lalu melanjutkan studi teologi di Ridley Hall, Cambridge. Stott ditahbiskan sebagai pendeta Anglikan pada tahun 1945 dan menjadi kurator di All Souls Church, Langham Place—gereja tempat ia dibesarkan. Pada usia 28 tahun (1950), ia diangkat menjadi rektor dan melayani di sana hingga 1975, kemudian menjadi rektor emeritus hingga akhir hayatnya. Selama lebih dari 50 tahun, Stott menjadi tokoh sentral dalam kebangunan injili di Inggris dan dunia. Ia memimpin sekitar 50 misi universitas di berbagai negara antara tahun 1952 hingga 1977. Pada tahun 1974, ia menjadi salah satu penulis utama Lausanne Covenant, sebuah dokumen penting bagi gerakan injili global yang diinisiasi oleh Billy Graham. John Stott menulis lebih dari 50 buku, termasuk Basic Christianity yang telah terjual lebih dari 2,5 juta eksemplar dan diterjemahkan ke lebih dari 60 bahasa, serta The Cross of Christ yang dianggap sebagai karya besarnya. Pada tahun 1969, ia mendirikan Langham Trust (kini Langham Partnership) untuk melatih para pendeta di negara-negara berkembang, menyumbangkan seluruh royalti bukunya untuk pelayanan ini. Pada tahun 2005, majalah Time menempatkannya dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. Billy Graham menyebutnya "pendeta paling dihormati di dunia saat ini." Stott tetap lajang seumur hidupnya, percaya bahwa Tuhan memanggilnya untuk tidak menikah agar dapat lebih fokus melayani. Ia meninggal dunia dengan damai pada 27 Juli 2011, dikelilingi keluarga dan sahabat yang membacakan Alkitab dan mendengarkan Handel's Messiah.
Lihat profil lengkapUlasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah buku Isu-isu Global ini original?
Ya, semua produk yang dijual di Rakulo adalah original 100% dari penerbit atau produsen resmi. Kami tidak menjual produk bajakan atau reproduksi.
Berapa lama pengiriman buku ini?
Estimasi pengiriman bervariasi tergantung kota tujuan. Untuk wilayah Jabodetabek biasanya 1-3 hari kerja, Pulau Jawa 3-7 hari kerja, dan luar Jawa 7-14 hari kerja. Pengiriman diproses setiap hari kerja (Senin-Jumat).
Bagaimana cara pembayaran di Rakulo?
Rakulo menerima pembayaran melalui transfer bank BCA dan QRIS (semua e-wallet dan mobile banking). Semua transaksi dijamin aman.
Apakah bisa mengembalikan buku jika ada kerusakan?
Ya, Rakulo menerima pengembalian buku jika terdapat cacat produksi atau kerusakan akibat pengiriman, dengan syarat Anda melampirkan video unboxing sebagai bukti. Hubungi kami dalam 3 hari setelah barang diterima melalui WhatsApp atau halaman Hubungi Kami untuk proses pengembalian.
Produk Terkait
Lihat Semua
Hubungan Sesama Jenis
John Stott
Jangan Lepas Tangan!
John Stott
Semesta Pemikiran Katalog Wawasan Dunia Dasar
James W. Sire
Misi Menurut Perspektif Alkitab
John Stott
Mendambakan Kerajaan : Ibadah,Wawasan Dunia Dan Pembentukan Budaya
James K.A Smith
Agama dan kesadaran kontemporer
Bartolomeus samho , DKK