Calling Christian Leader
Calling Christian Leader
oleh John Stott
Detail Produk
Kalam Hidup
250 gram
Buku
Kristen
Indonesia
Softcover
Deskripsi
CALLING CHRISTIAN LEADERS Selama perjalanannya berkeliling dunia, John Stott mendapati bahwa pola kepemimpinan Kristen pada masa kini banyak di pengaruhi oleh budaya ketimbang Kristus.
Dalam buku ini, ia justru menekankan sebaliknya, cara pandang kita terhadap kepemimpinan harus di tentukan oleh cara kita memandang gereja. Dengan berfokus pada 1 Korintus pasal 1-4, John Stott menunjukkan betapa pentingnya tema ” Kekuatan melalui kelemahan”. Ia menjelaskan peran Roh Kudus dalam penyataan Allah dan meneliti empat model pelayanan Paulus yang luar biasa, yang masing-masing mengandung aspek kerendahan hati. Bertentangan dengan gaya kepemimpinan dunia yang begitu menggoda, John Stott justru menekankan gaya kepemimpinan Kristen yang harus memiliki ciri utama ” Kelembutan dan kebaikan hati Kristus.
Buku ini dilengkapi dengan penuntun studi ( kelompok, atau pribadi, yang dapat digunakan sebagai pendalaman materi lebih lanjut) sangat cocok untuk dimilki para gembala, calon gembala, para majelis dan penatua gereja, serta mereka-mereka yang memiliki keprihatinan terhadap masalah kepemimpinan dalam gereja
Tentang Penulis
John Robert Walmsley Stott lahir pada 27 April 1921 di London, Inggris, sebagai putra Sir Arnold Stott, seorang dokter terkemuka di Harley Street yang beragama agnostik, dan Emily "Lily" Stott yang dibesarkan dalam tradisi Lutheran. Ibunya membesarkan John untuk membaca Alkitab, berdoa, dan menghadiri sekolah minggu di All Souls Church, Langham Place, London. Pada usia delapan tahun, ia dikirim ke sekolah asrama, dan pada tahun 1935 melanjutkan ke Rugby School. Di sanalah pada tahun 1938, Stott mendengar khotbah Eric Nash yang mengubah hidupnya—ia menerima Kristus sebagai Juruselamat di kamar asramanya malam itu. Stott kemudian belajar bahasa modern di Trinity College, Cambridge, meraih nilai tertinggi dalam bahasa Prancis dan teologi, lalu melanjutkan studi teologi di Ridley Hall, Cambridge. Stott ditahbiskan sebagai pendeta Anglikan pada tahun 1945 dan menjadi kurator di All Souls Church, Langham Place—gereja tempat ia dibesarkan. Pada usia 28 tahun (1950), ia diangkat menjadi rektor dan melayani di sana hingga 1975, kemudian menjadi rektor emeritus hingga akhir hayatnya. Selama lebih dari 50 tahun, Stott menjadi tokoh sentral dalam kebangunan injili di Inggris dan dunia. Ia memimpin sekitar 50 misi universitas di berbagai negara antara tahun 1952 hingga 1977. Pada tahun 1974, ia menjadi salah satu penulis utama Lausanne Covenant, sebuah dokumen penting bagi gerakan injili global yang diinisiasi oleh Billy Graham. John Stott menulis lebih dari 50 buku, termasuk Basic Christianity yang telah terjual lebih dari 2,5 juta eksemplar dan diterjemahkan ke lebih dari 60 bahasa, serta The Cross of Christ yang dianggap sebagai karya besarnya. Pada tahun 1969, ia mendirikan Langham Trust (kini Langham Partnership) untuk melatih para pendeta di negara-negara berkembang, menyumbangkan seluruh royalti bukunya untuk pelayanan ini. Pada tahun 2005, majalah Time menempatkannya dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. Billy Graham menyebutnya "pendeta paling dihormati di dunia saat ini." Stott tetap lajang seumur hidupnya, percaya bahwa Tuhan memanggilnya untuk tidak menikah agar dapat lebih fokus melayani. Ia meninggal dunia dengan damai pada 27 Juli 2011, dikelilingi keluarga dan sahabat yang membacakan Alkitab dan mendengarkan Handel's Messiah.
Lihat profil lengkapUlasan Produk
Belum ada ulasan untuk produk ini.
Produk Terkait
Lihat Semua
Problems of Christian Leadership
Unknown
Why I am A Christian? (Mengapa Saya Seorang Kristen?)
John Stott
Leadership Wisdom
Unknown
Grace on Leadership
Daud Putranto
Character Formation For Leader
Tom Yeakley
Stand (Sebuah Panggilan akan Ketekunan Orang-orang Kudus)
John Piper